Skip to main content

The Descendants

Siapa hayo yang fans beratnya Shailene Woodley? Atau fansnya George Clooney?
Kalau kalian familiar dengan nama diatas, itu sudah biasa. Mereka berdua sering membintangi film yang bergenre drama komedi. Kali ini aku akan mereview film merek berdua yaituuuu The Descendant, garapan Alexander Payne.
Film yang tdiadaptasi dari novel ini memiliki kisah tentang seorang Ayah yang harus menunggu istrinya untuk bisa bangun dari koma akibat suatu kecelakaan, dan bagaimana ia bisa meperbaiki hubungannya dengan 2 anak gadisnya yang sebelumnya hubungan mereka sangat terbatas karena waktu yang dimiliki sang Ayah untuk berbicara hanya sedikit.
Tidak gampang untuk sang Ayah mengembalikan rasa kepercayaan anak-anaknya. Seperti sang anak pertama yang diperankan oleh pemeran utama film Divergent ini yang memiliki sifat keras kepala. Tetapi dibalik sifat tersebut, sebenarnya dia hanya takut untuk menceritakan kejadian sebenarnya yang ia ketahui. Dan dibalik ke tidak perduliannya dengan Ayahnya, sebenarnya malah ia memiliki perasaan sebaliknya karena ia terlalu sayang dengan Ayahnya. Ia takut jika satu hal yang ingin dia ungkapkan dapat menghancurkan perasaan Ayahnya. Tapi karena ia tidak tega dengan ayahnya yang terlihat clueless dengan kejadian yang sebenarnyadan terus menerus mengasihani istri yang ia sangat sayangi, Alexandra(Shailene Woodley) memutuskan untuk menceritakan yang sebenarnya.

Alexandra, menceritakan bahwa ia memergoki Ibunya memiliki hubungan asmara dengan pria lain. Dan saat Alexandra membicarakan dan menanyakan hal tersebut, sang Ibu emosi dan menjadi suatu pertengkaran.


Difilm ini akan menunjukkan kita bagaimana hubungan anak dan Ayah kembali seperti semula, dan bagaimana sang Ayah menemukan pasangan kekasih dari hubungan terlarang yang dimiliki oleh Ibunya. Dan juga reaksi dan apa yang dilakukan oleh sang Ayah setelah mengetahui hal tersebut.
Komunikasi yang terus tumbuh dari sang anak terhadap Ayahnya merupakan fokus dari film ini. Yang sebelumnya, Alexandra merasa Ayahnya sudah tidak memperhatikannya lagi dan hanya terfokus dengan pekerjaan. Sampai akhirnya ia tahu bahwa Ayahnya melakukan semua hal itu demi anak-anaknya. Dan Ayahnya pun juga tahu bahwa memiliki waktu hanya untuk keluarga itu sangat penting.
Dari kejadian tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa komunikasi itu tidak hanya penting untuk suatu organisasi, keluarga(personal) pun juga penting untuk dilakukannya proses komunikasi. Dalam faktor komunikasi sosial, kita dapat memperbaiki hubungan kita, selain itu juga dapat melangsungkan hidup dengantentram, dan mepertnyatakan eksistensi diri masing-masing.

Selain itu, dalam faktor Instrumental pun bisa, disaat Alexandra kelewatan perilakunya sang Ayah menyesal karena kenapa dia tidak bisa mengajari anaknya untuk menjadi orang yang baik. Seharusnya ia bisa mengajarkan anaknya. Tapi tidak perlu menyesal karena sang Ayah terus berusaha mengubah sikap dan pola pikir anaknya dengan perlahan tapi pasti, hal ini merupakan contoh dari komunikasi instrumental.

-done for this day-



REFERENSI

https://id.pinterest.com/search/pins/?q=the%20descendants%20movie%20george%20clooney%20shailene%20woodley&rs=guide&term_meta[]=the%20descendants%7Ctyped&term_meta[]=movie%7Cguide%7Cword%7C2&term_meta[]=george%20clooney%7Cguide%7Cword%7C0&add_refine=shailene%20woodley%7Cguide%7Cword%7C1

Comments