Skip to main content

12 ANGRY MEN (1957)

HELL-OOOOOOOO! Guys all around the world!
Kita bertemu (dalam angan) lagiii....
Sebelumnya mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan yang maha esa. Karena telah memberikan saya kekuatan untuk menulis review ini dan meberikan pembaca untuk review saya (semoga ada!)
Kopi sachet sudah siap di sebelah saya, soooo lets just get started!
YA! Hari ini saya ingin mereview salah satu film terbaik!!!! Gitu terus ya... semua aja dibilang film terbaik. TAPI tapi ya guys.. ini beneran loh, bisa dibuktikan dengan... dengan.... cek aja deh di IMDB.com film ini termasuk kategori 5 besar Top Rated Movies dari Imdb users dan film ini memiliki metascore 96!!! Film apa ini? Ya tentu saja 12 Angry Men, tepuk tangan semuanya, yak disana pak tyrion a.k.a pak peter tepuk tangan silahkan. 

So, apa sih yang membuat film ini disukai para penonton?
Penasaran?
.
.
.
.
.
.


Beneran penasaran?


Yaudah aku ceritain ya kenapa film ini memang PANTAS menjadi Top Rated Movies.
Film yang bergenre drama dan kejahatan(yang bahasa inggrisnya crime itu lo) ini berasal dari Amerika Serikat. Film ini diadaptasi dari acara televisi yaitu “Teleplay.” Ditulis ulang oleh Rose dan disutradarai oleh Sidney Lumet.


Film ini, menurutku sih ya... unik, karena film ini bertempat hanya di satu tempat saja. Yaitu di tempat dimana juri kejaksaan melakukan diskusinya. Ditempat juri sudah pasti ini bercerita tentang juri kejaksaan yaa..


Film yang di produksi oleh MGM ini, menceritakan tentang 12 juri( tidak disebutkan namanya ) yang melakukan proses musyawarah. Nah, yang dimusyawarahkan ini yang jadi permasalahannya(yaiyalah).

Masalah yang di musyawarahkan adalah kasus anak lelaki yang dituduh melakukan pembunuhan terhadap Ayahnya sendiri. Para juri ditunjuk untuk melakukan musyawarah dan memberikan keputusan mutlak untuk kasus anak lelaki ini, dan pilihannya ada dua yaitu bersalah atau tidak bersalah. Jika bersalah, hidup anak ini akan berakhir naas di kursi listrik.

Disaat keduabelas juri telah masuk ke ruangan musyawarah, semua juri melakukan voting secara rahasia. Awalnya, mereka berpikir bahwa musyawarah kali ini akan dilakukan dengan cepat karena mereka mengira bahwa semua akan sepakat bahwa anak itu bersalah. Mereka semua telah mendengar kesaksian-kesaksian yang memang merujuk bahwa faktanya anak itu bersalah dan dikuatkan lagi oleh seorang wanita tua yang melihat kejadian pembunuhan dengan matanya sendiri saat sang wanita tua tersebut sedang memandang kejendela rumahnya yang bertepatan dengan rumah anak lelaki tersebut.

Tetapi, dugaan mereka salah, salah satu juri yang bernama Davis (Henry Fonda) masih ragu untuk memberi keputusannya, sehingga dia memilih anak itu tidak bersalah. Yang menyebabkan mereka masih harus memusyawarahkannya lagi. Davis merasa bahwa mungkin saja anak ini tidak bersalah. Banyak juri lainnya marah dan kesal, karena mereka banyak memilki urusan setelah kasus pengadilan ini dan juga keadaan udara yang pengap karena hujan mendukung naik pitamnya juri-juri lain. Davis meyakinkan para juri lain untuk tidak mengambil keputusan secara tergesa-gesa. Keputusan yang mereka ambil dapat mempengaruhi nyawa seseorang dan lebih tepatnya kasus yang sekarang dapat mempengaruhi nyawa seorang anak laki-laki. Davis menjelaskan dengan sangat-sangat detail, dengan sabar tanpa emosi, sehingga membuat perlahan-lahan 12 juri itu berpikir lebih keras lagi sehingga mereka dapat meberikan keputusan yang tepat.

Kali ini aku nggak akan spoiler, karena aku ingin banyak orang menonton filmnya dan mencerna film ini dengan cermat. Film ini bagus banget, maknanya bagus, feelnya dapet, dannnnn ga bosen walaupun scene-nya disitu-situ aja. So, kalo kalian penasaran bisa dilihat langsung filmnya.


Nah, seperti biasa aku bakal menjelaskan tentang teori komunikasi yang ada pada film ini. Sebenarnya ada 3 faktor yang berhubungan dengan komunikasi. Biar jurnalku banyak (hehe maaf bu gaby) aku jadiin jurnal yang mebahas film ini menjadi 2 part! HAHAHA *evil laugh*
Hal pertama yang berhubungan dengan komunikasi adalah saat bermusyawarah. Hal ini masuk kedalam komunikasi organisasi. Apa sih komunikasi organisasi dan mengapa musyawarah masuk ke dalam komunikasi organisasi.

Organisasi sendiri memiliki pengertian yaitu suatu unit sosial yang terdiri dari anggota yang memiliki tugas masing-masing tetapi saling berhubungan dan memiliki tujuan yang sama. Kalau pengertian Komunikasi Organisasi menurut Arnold dan Feldman sendiri adalah suatu proses pertukaran informasi diantara orang-orang dalam suatu organisasi yang didalamnya terdapat 4 tahapan komunikasi yaitu attention, comprehension, acceptance as true, dan retention.

Tahapan pertama yaitu attention/ perhatian. Disini, Davis perlu memilki semua perhatian dari sebelas juri lainnya. Banyak juri yang kesal sehingga mereka tidak dapat fokus dengan penjelasan Davis. Padahal dengan cara kita tidak memperhatikan saat orang berbicara atau memberikan informasi, miss communication pasti akan terjadi dan masalah akan menjadi semakin rumit. Difilm ini Davis benar-benar berusaha keras untuk mendapatkan perhatian-perhatian juri lainnya. Disaat ada satu juri kepanasan dan tidak fokus, ia menyarankan untuk melakukan istirahat sejenak untuk juri lainnya ke kamar mandi, membasuh muka, dan melakukan hal lainnya agar tidak bosan sehingga tidak menyebabkan sensitifnya emosi juri lain dan sebelas juri akan semakin fokus.

Tahap kedua, comprehension. Komprehensi sendiri memiliki arti dapat menerima dengan baik suatu informasi. Nah, hubungan dengan film ini adalah disaat Davis meyakinkan para juri lain untuk yakin dengan diri mereka sendiri dan mebuat mereka berpikir lebih luas dan lebih berhati-hati saat memilih keputusan. Dimuali dengan meyakinkan para juri lain tentang fakta dan opini yang dimiliki oleh Davis tentang kasus tersebut.

Dilanjutkan dengan tahap ketiga yaitu acceptance as true yaitu menerima suatu informasi yang ada dan keputusan yang telah di putuskan dalam suatu musywarah. Tidak boleh jika semua setuju dan pada akhirnya mereka kasarnya “nyinyir” dibelakang. Dan harus mengakui keberadaan informasi dan fakta-fakta yang ada. Dan tidak lupa harus selalu menerima semua masukan dari orang lain, walaupun orang tersebut tidak disukai. Dalam film ini terdapat scene yang berisi salah satu juri masih tetap memperthankan keputusannya walaupun semua informasi atau fakta yang dibuktikan sudah jelas. *tetap ga spoiler ya ini, dilihat aja kalo penasaran*.


Yang terakhir adalah retention atau yang memiliki arti mempertahankan. Nggak jauh beda dengan acceptance as true, setiap usywarah anggota harus tetap mepertahankan keputusan yang telah diambil.



Ini aja buat hari ini, i’ll see you on the next part, BHAY! Luv luv


REFRENSI
https://giphy.com/gifs/
https://www.babla.co.id/bahasa-inggris-bahasa-indonesia/retention


Comments

Popular posts from this blog

BLACK MIRROR: THE NATIONAL ANTHEM

Pada ulasan pertama saya ini, saya ingin membahas tentang salah satu TV series asal Inggris ciptaan Charlie Brooker. Seperti yang sudah saya sebutkan, nama TV series ini adalah Black Mirror, TV series ini ber genre Drama, Sci-fi, Thriller. Setiap series yang tayang memiliki cerita dan latar belakang yang berbeda. Kesimpulan dari kisah ini adalah menceritakan kehidupan masyarakat modern dan dampak buruk dari kemajuan teknologi, ya terdengar membosankan tetapi bagaimana caranya series ber genre Sci-fi ini membuat anak SMA yang ketagihan menonton film-film Romansa bisa cinta mati dengan series ini? Saya sudah jatuh cinta dengan Series ini semenjak premiere season awal episode satu yang berjudul, The National Anthem. Episode ini menceritakan tentang kepiluan dan ketegangan dunia politik, terutama di Inggris karena setting cerita terjadi di negara tersebut. Episode ini menceritakan tentang kedilemaan seorang perdana menteri Michael Callow yang diperankan oleh Rory Kinnear, untuk menyel...

12 ANGRY MEN PART 2

SO BACK WITH ME..... AGAIN Disini saya tetap akan membahas tentang film 12 Angry Men, dan lebih fokus kepada komunikasi publik. Apasih komunikasi publik itu? Komunikasi merupakan suatu perpindahan pengertian dalam bentuk gagasan atau informasi untuk sang penerima pesan. Sedangkan publik memiliki arti satu atau sekelompok orang. Jadi, komunikasi publik sendiri memiliki arti yaitu pertukarang pesan dengan sejumlah orang atau satu dalam sebuah organisas atau luar organisasi, bisa melalui tatap muka atau melalui media. Nah, apa hubungannya ini sama film 12 Agry Men? Jadi di film ini, Davis (Henry Fonda) menjelaskan pembuktiannya terhadap sebelas juri lain. Seperti kata Bapak Jalalludin Rakhmat, komunikasi publik adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada banyak komunikan dan berlangsung secara serempak. Davis melakukannya secara serempak di ruang musyawarah juri pada saat itu. Sebenarnya komunikasi publik tidak jauh berbeda dengan komunikasi interper...

Shawshank Redemption (1994)

Hey hey hey!!!! Kita bertemu lagi dengan Review payah yang author buat. This day is finally the day, aku akan mereview film TERFAVORIT sepanjang masa. Film ini itu ya bener-bener BLOWING YOUR MIND, kayak lagunya Dua Lipa. Film yang diadaptasi dari buku karangan Stephen King ini, memberikan kisah awal Andy Dufresne( Tim Robbins) yang dituduh telah mebunuh istrinya sendiri. Ia dijebloskan kedalam Shawshank State Penitentiary. Di penjara tersebut ia bertemu dengan banyak penjahat atau mungkin saja orang yang salah tuduh. Selama ia menjalani kehidupannya di penjara, Andy bertemu dengan narapidana lain. Ia berbagi cerita tentang latar belakang mereka, bagaimana mereka bisa dijebloskan ke dalam penjara, dan hal lainnya. Dan, Andy juga dapat melihat sisi lain dari penjara, bagaimana seorang narapidanan yang mendapat hukuman penjara selama bertahun-tahun dan saat dibebaskan, narapidana tersebut lebih memilih untuk tinggal dan tidak ingin hidup diluar penjara. Walaupun ter...